Pengliatan Orang


ketika sedang berjalan dan memasuki keramaian
semua mata akan tertuju langsung ke arah diri ini
pikiran yang mulai menerka-nerka akan apa yang dipikirkan orang-orang
hingga pikiran dibuktikan ketika seseorang berkata
sebuah fakta yang tak bisa dijawab oleh mulut
    
        bagaikan ditikam oleh kebingungan 
        mulut terasa dibungkam oleh ketakutan
        pikiran berjalan secara sporadis
        hati dipenuhi oleh kegundahan

hilang arah
hilang kepercayaan
hilang perasaan
terjatuh dalam kehampaan hati
tatapan mata terasa tak melihat apa-apa

dan itu terjadi disepanjang jalan hingga ujung keramaian

     cermin terlewat
     siluet bayangan diri sendiri terlihat
     terdiam bagaikan tubuh membeku 
     oleh lautan ditengah kutub utara

        kepercayaan diri terjatuh kembali
        rasa iri,dengki,cemas bergabung menjadi satu
        kemarahan,ketakutan,kesedihan muncul secara bersamaan
        tatapan mata menjadi hampa nan kosong

namun semua hal itu hilang secara mendadak
ketika ingat dengan satu hal
hal yang tidak mempantaskan diri 
untuk memiliki rasa iri,dengki,cemas,dan marah

        yaitu ketika ingat akan adanya keberadaan tuhan 
        yang tak akan pernah berhenti mengawasi semua makhluknya

    kesenangan,ketenangan,dan rasa bersyukur 
    harapan yang mulai muncul kembali
    bagaikan sinar mentari yang terbit dengan indahnya
    tekad yang mengeras bagai intan
    kepercayaan diri yang kembali
    kehidupanpun menjadi tentram kembali


Muhamad Aliyidin Hanafi - 2023






        

Komentar

Kepikiran Lain

Kesempatan?

19

Titik Terendah