Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

aku

sebesar apapun hal yang ku lakukan, aku tetaplah aku setulus apapun aku dalam melakukan hal, aku tetaplah aku senyaman apapun aku berbincang, aku tetaplah aku selucu apapun aku bertingkah, aku tetaplah aku tidak ada yang berubah dariku, karena aku adalah aku tidak ada yang terlihat lebih dariku, karena aku adalah aku ironis sekali ketika ku tidak mudah dilihat serius mungkin, diriku sudah tetap menjadi diriku -Li, 2026

Kesempatan?

     Pagi hari seperti biasanya. Mengikat tali sepatu, diikuti dengan pamitan kepada bapak dan ibu. Biru menginjakan kaki pertamanya dengan rasa yang berbeda daripada biasanya, satu perasaan lain yang tiba tiba muncul. Perasaan yang campur aduk karena ia memutuskan untuk pergi kampus dan tidak pulang ke rumah, namun akan menetap di kontrakan bersama temannya untuk beberapa waktu. Padahal ibunya sudah meminta ia untuk pulang terlebih dahulu saat sehabis dari kampus, karena besok merupakan hari pertama puasa dan ibu meminta ia untuk sahur pertama di rumah. Sebetulnya Biru sangat ingin mengikuti apa kata ibunya, namun ia tidak bisa dengan alasan selama beberapa waktu kedepan akan disibukan dengan perkuliahannya di kampus. Biru hanya bisa bernjanji diakhir minggu akan menyempatkan pulang untuk sahur dan buka puasa bersama dengan keluarga.     Waktu terus berjalan, ratusan langkah telah terhitung, Biru berangkat ke kampusnya yang berada di luar kota. Meskipun bisa di...