Postingan

Menampilkan postingan dari 2025
nyesel kan lu maksain buat lakuin hal tapi nggak mikir kedepannya bakal gimana? iya

19

Gambar
The Station Agent     Satu malam sebelum hari ulang tahun ke-19, akhirnya bisa memiliki kesempatan menonton filmnya. Ada banyak hal yang dibayangkan sebelum menontonnya, karena sudah banyak cuplikan yang lewat internet.    Berusaha untuk fokus menonton hingga secara tidak sadar terbawa suasana. Merasakan apa yang dirasakan Fin dalam hidupnya, membuat mata berkaca akan sedih dan menyesakkannya dia. Seperti melihat diri sendiri yang sedang bermain dalam layar kaca. Meskipun ini adalah film fiksi, namun amat sangat nyata akan sakit, sesak, dan senang yang dirasakannya.     Bersyukur bisa menonton film ini di waktu sebelum menginjak usia baru. Menyadari banyak hal yang akan pentingnya untuk menerima keadaan, meskipun sulit rasanya ketika orang lain hanya menertawai setiap apa yang diri ini lakukan.     Film ini tidak sempurna akan cerita dan visual, namun sangat relavan untuk para penonton yang memiliki masalah yang sama. Ada satu potongan dialog yang...
sudah cukup membicarakannya kepada orang lain secara berlebihan aneh rasanya ketika terlalu menceritakan semuanya mengeluarkan energi yang lebih besar dibanding biasanya dan lebih baik disimpan saja, karena itu bisa mengurangi beban moral untuk kedepannya  meskipun akan membebani pikiran sendiri.

Titik Terendah

terlalu awal untuk mulai berjalan tak punya apa-apa untuk diberikan hanya hati yang terus mengemis harapan harapan tidak masuk akal yang diinginkan lebih rendah daripada seorang penghianat yang masih percaya diri dan memikirkan usaha usaha apa yang akan dia lakukan selanjutnya mempertanyakan keadilan hanya itu yang dipikirkan tanpa melihat hal yang lain mencoba tidak menyalahkan siapapun tapi itu hanya membuat penyesalan datang muncul kemarahan yang tak jelas tujuannya yang berujung menyalahkan diri sendiri - Li, Sept 2025

Terlewati

Sehelai daun yang jatuh dapat dilihat oleh banyak orang. Namun, ketika daun itu sampai di tanah, ia hanya akan dilewati layaknya tak ada apa-apa.

Perasaan

Pada diri manusia, ada suatu hal yang tidak bisa diprediksi kemunculan dan kepergiannya, yaitu perasaan. Perasaan selalu muncul dengan sendirinya diwaktu yang tidak pasti, ntah itu ketika siap ataupun ketika tidak ada persiapan sama sekali. Tetapi itu selalu saja membuat jantung dan otak bekerja dua kali lebih keras dalam waktu yang singkat. Terkadang juga, sering kali manusia menyangkal perasaan yang muncul itu. Ntah itu karena adanya suatu penyesalan ataupun hal lain yang tak mau dirasakan sekarang. Namun, sering juga manusia malah ingin menyimpan perasaan itu dalam waktu yang lama, mungkin karena merasakan hal yang menurutnya indah. Yang pasti, tak tahu kapan perasaan itu akan muncul dan kapan perasaan itu akan pergi, hanya ada pertanyaan yang tidak ada jawaban atau bahkan sebuah pertanda sekalipun.

Ketika Sayap Tak Sampai

Sudah lama seekor lebah mencari cara agar bisa mendekati bunga matahari itu, namun dia tak berani untuk mendekatinya meskipun rencana yang dibuat sudah matang. Merasa bunga itu sangat tinggi untuk digapai, sedangkan dia hanya mempunyai sayap yang kecil. Dan pada akhirnya, dia hanya melihat lebah lain yang berhasil mendekati bunga matahari itu. Hanya bisa melihat dengan menimbulkan luka di dalam hatinya, yang semakin lama terasa sakit. Rasa penyesalan menghampiri dirinya yang berakibat selalu menyalahkan diri sendiri. Tak ada yang bisa lebah itu perbuat, sampai dia bisa menerima semua yang terjadi dan belajar kembali untuk bisa terbang lebih tinggi.
Tuhan selalu punya cara untuk bisa membuat kita tersenyum, ia melakukannya dengan cara yang sederhana. Namun, seringkali kita secara tak sadar membuang senyuman itu hanya karena tak sesuai dengan apa yang kita inginkan - Kepikiran, 2025